if you sad, if you glad, if you feeling bad, Back To Allah

katak dalam baskom

hooamm, sejuk sekali udara malam ini.. tak begitu panas dan tidak pula terlalu dingin..
cukup mendukung untuk sekedar melepas rasa lelah..
mencoba berdialog dengan diri sendiri, dan seketika mengingat kembali segala hal yang telah dilalui, dari awal pertama melihat bumi hingga saat seperti yang sekarang ini..
ternyata telah hampir genap seperempat abad kesempatan untuk hidup yang telah digunakan.. dan ternyata pula pada hakikatnya hidup ini begitu singkat.. lahir ke dunia, lalu menikmati masa kecil nan ceria, beranjak remaja, perlahan mulai dewasa dan menikah, kemudian menua dan pada akhirnya tutup usia..
yah begitulah siklus kehidupan, hidup adalah salah satu Qadar yang ditetapkan oleh Allah.. kita tidak dapat memilih akan lahir dari rahim siapa, tidak juga dapat memilih akan mengawali hidup seperti apa,, Yang pasti Allah akan menjamin rezeki hambaNya hingga malaikat maut datang menjemputnya..
dunia ini penuh dengan hiruk pikuk.. halu lalang dari setiap orang, bebunyian hewan dengan suara yang beragam, dan aktivitas keduniaan lainnya dengan masing-masing tujuan..
aktivitas hidup dan kehidupan yang kulaluipun begitu berbeda dibanding sekarang, dulu hanya mondar mandir di lokasi itu itu saja, sekolah - rumah, kampus - rumah, rumah sahabat - rumah, dengan kegiatan yang serupa.. ibarat katak dalam baskom (krn tempurung sudah jadi arang :D) yang hanya tau apa yang ada disekitarnya saja.. 
Tapi sekarang, mulai belajar jalan jauh (merantau) dan mulai memahami arti rindu.. Rindu rumah, rindu orang tua, rindu sahabat yang dulunya sering dijumpa, dan rindu keseharian disekitar rumah.. meski sering pulang setiap minggu, tetap saja merasa kurang waktu.. Jaraknya memang tidak terlalu jauh tapi minimal pengetahuanku skrg lebih luas dari baskom.. hehe.   
bergaul dan berinteraksi dengan banyak orang, cukup membuatku makin mengerti ttg bagaimana orang lain menjalani hidupnya masing-masing, seketika menjadi tawadhu', ternyata bumi Allah itu luas, begitu banyak orang yang lebih dari kita untuk membuat kita rendah hati, dan tak sedikit pula orang yang hidup dengan kekurangan untuk membuat kita agar lebih pandai bersyukur.. Manusia pada umumnya lebih sering mengeluh ketimbang bersyukur, sebenarnya mengeluh tak akan menghasilkan apa2, kecuali dampak yang kurang baik bagi hidup..
karena keluhan sangat lekat dengan manusia, maka berkeluhlah seperlunya  saja,, dan bersyukurlah semaksimalnya..
karena hidup tak hanya sekedar untuk mengejar dunia.. ^-^

0 komentar:

Posting Komentar

Text Widget

Copyright © Till Jannah Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com