if you sad, if you glad, if you feeling bad, Back To Allah

-Menuai sepi-

Berteman tapi kesepian
Bersama tapi sendirian
Berdekatan tapi tak sejalan
Beriringan tapi berseberangan

Berpura-pura serupa tapi selalu beda
Katanya melangkah, nyatanya berbalik arah
Aku lari, kamu tetap berdiri
Aku datang, kamu terbang
Aku hinggap, kamu berpindah lindap
Sungguh tak sepadan

Demi pagi yang menjadi petang
Dan malam yang berganti siang
Kamu kugenggam hingga berpulang

-Setengah pasang-

Angkuh,
Ketika kamu mulai kurengkuh
Lalu menjauh,
Bertolak dari tempat awal berlabuh
Menyisakan harap-harap yang terjatuh

Entah tak paham atau berpura-pura diam
Yang aku tahu aku tak seperti kamu
Aku memilih berjalan diatas gelombang
Kamu memilih bertepi meski airmu tenang
Usahaku tak seimbang usahamu
Selalu

Alih-alih agar terlihat memahami
Lalu senyap kamu memilih pergi
Memberi sepi seolah tak kenal hati
Berkali-kali

Ah sudahlah,
Toh Ruh dan raga akan kembali
Memenuhi tanggungjawab atas diri

Semoga saja kamu menyadari


- Asa Yang Menepi -

Makin menguat
Mungkin bagimu bukan prioritas
Bahkan hanya membuatmu merasa semakin terbatas
Dan Aku kian was-was

Makin menguat
Kurasa hanya Aku yang ingin
Hanya Aku yang berharap agar kita tetap terjalin
Dan kamu tak bergumam apapun
Diam begitu saja

Aku tahu kamu lebih memilih dirimu sendiri
Keakuanmu begitu tinggi
Dan rasa khawatir makin menjadi-jadi
Wajahku sebenarnya merah padam
Namun kucoba untuk meredam
Agar tak menyimpan sembilu yang cukup dalam

By: nopanap



- Menyelami Lelah -

Dalam diam
Raut Wajahmu muram
Bagai menyimpan asam dan garam
Dan aku pun ikut diam

Dalam riang
Terjadinya begitu jarang
Senyum simpul yang tak pernah mampu bertahan
Bagai bilah yang menjadi patahan
dan aku pun mendapat retakan

Ternyata hari masih saja mendung
Sedikit sekali sinar yang menembus celah langit
Sangat kelabu
Memandang jauh sambil menikmati sendu
Berharap agar rindu tak menjadi pilu

Saat melihat ke sisi belikat
Ternyata sebentuk rasa telah melekat
Tak tahu kapan ia mulai mendekat
Begitu saja hingga aku merasa erat

Sudahlah,
Jangan terus menerus hingga lelah
Kita sudah diwarisi arah
Dengan bismillah kita melangkah

Jika hitam dan putih adalah milikmu
Maka ambil sepenuhnya putihmu
Lalu putihkan sisa hitammu
Untukmu setiap doaku

By : nopanap

- Menepis Rindu -
Entah kamu yang begitu kaku atau aku yang terlalu sendu, yang jelas ada harap disela rindu.
Disaat aku ingin, hatimu malah dingin, lalu berlalu begitu saja seperti angin.
Mungkin sikap eratku untukmu, tak se-erat balasmu untukku.
Tak mengapa.

Aku tak suka pada khawatir, lagi aku lelah pada peduli.
Begitu saja berkali-kali hingga aku kalah.
Dan jujur saja,
Aku sedang khawatir dan begitu peduli.

Hanya saja terkesan seperti tamu yang tak diundang.
Pergi bertandang lalu pulang, tanpa disambut selamat datang.

Begini saja,
Katakan pada rindu,
Aku enggan diganggu.

Text Widget

Copyright © Till Jannah Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com